✦ Menyambut Hari Sumpah Pemuda · 28 Oktober

Teknologi

Data Center di Batam: Daftar Proyek, Pemilik, Kapasitas, dan Status 2026

BP Batam mencatat 16 proyek data center per akhir September 2026: 2 sudah beroperasi, 5 sedang dibangun, 3 bersiap membangun, dan 6 masih bernegosiasi. Yang beroperasi adalah DayOne di Nongsa Digital Park dan Golden Digital Gateway.

Reporter: Redaksi BATAM.co.id Editor: Redaksi BATAM.co.id Terbit 9 menit baca

Data per 15 Oktober 2026. Status proyek dari BP Batam (29 September 2026), siaran pers perusahaan, PLN Batam, dan media per 15 Oktober 2026. Jadwal operasi yang belum diresmikan bisa bergeser.

Data Center di Batam: Daftar Proyek, Pemilik, Kapasitas, dan Status 2026
Ilustrasi · Foto: Pexels

Ringkasan cepat

  • BP Batam mencatat 16 proyek data center dalam pipeline investasi (29 September 2026): 2 beroperasi, 5 dibangun, 3 persiapan konstruksi, 6 negosiasi.
  • Dua data center yang sudah beroperasi: DayOne di Nongsa Digital Park dan Golden Digital Gateway.
  • BP Batam menargetkan DayOne Kabil dan NeutraDC Nxera Batam ikut beroperasi pada 2026, sehingga menjadi empat.
  • Kapasitas seluruh proyek (beroperasi, terkontrak, dan pipeline) sekitar 1,47 GW beban IT, dengan investasi sekitar Rp. 500 triliun dalam tiga tahun terakhir (BP Batam).
  • KEK Nongsa Digital Park ditetapkan lewat PP 68/2021 seluas 166,45 hektare.

BP Batam mencatat 16 proyek data center per 29 September 2026: 2 sudah beroperasi, 5 sedang dibangun, 3 bersiap membangun, dan 6 masih bernegosiasi. Dua yang sudah beroperasi adalah DayOne di Nongsa Digital Park (NDP) dan Golden Digital Gateway. Tahun ini BP Batam menargetkan dua lagi beroperasi, keduanya di Kabil: DayOne Kabil dan NeutraDC Nxera Batam.

Angka “10 data center yang sudah disetujui, 6 di Nongsa Digital Park” yang banyak dikutip media pada Oktober 2026 adalah gabungan proyek yang beroperasi, dibangun, dan bersiap membangun (2 + 5 + 3). Enam proyek lain masih dalam tahap negosiasi.

Batam menarik operator data center karena jaraknya sekitar 20 km dari Singapura, yang sejak 2019 membatasi pembangunan data center baru karena keterbatasan lahan dan listrik. Proyek-proyek ini terpusat di dua kawasan milik Citramas Group di Kecamatan Nongsa: KEK Nongsa Digital Park dan Kawasan Industri Terpadu Kabil.

Daftar data center di Batam

ProyekKapasitasStatus (Okt 2026)
DayOne NDP
Nongsa Digital Park
72 MWBeroperasi; region Oracle Cloud aktif Mei 2025
Golden Digital Gateway
Nongsa Digital Park
5,2 MW (fase 1)Beroperasi sejak Feb 2025
NeutraDC Nxera (Telkom)
Kabil
18 MW tahap awalDibangun; target operasi 2026
DayOne Kabil
Kabil
Listrik 511 MVADibangun; target operasi 2026
BW Digital NDP1
Nongsa Digital Park
24 MW tahap awal, hingga 144 MWStruktur selesai Okt 2025
Firmus + Nvidia AI Factory
Batam, bersama DayOne
360 MWDiumumkan Jun 2026; target operasi kuartal I 2027
Princeton Digital Group BT1
Nongsa Digital Park
96 MWDiumumkan Feb 2023; belum ada kabar operasi
EGSB (Range IDC)
Teluk Mata Ikan, Nongsa
±140 MW tahap awalKontrak listrik Mei 2026
Altiva DC
Nongsa
Listrik 2×345 MVAKontrak listrik Jul 2026

Nilai investasi menurut BP Batam

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, merinci nilai investasi sejumlah proyek pada 29 September 2026:

ProyekNilai investasi
DayOne (Kabil dan NDP)US$12 miliar
Equator Gate System Batam (EGSB)US$5 miliar
Altiva DCUS$3 miliar
BW DigitalUS$1,5 miliar
NeutraDC NxeraUS$400 juta
Golden Digital GatewayUS$50 juta

Proyek lain yang disebut dalam pipeline BP Batam tanpa rincian nilai: Princeton Digital Group, Racks Central (RCB1), Octagon DC, Infinity Links DC, Sembcorp DC, Data Center City, Farmsent, Global Data Center, dan Pusat Data Nasional.

Profil tiap proyek data center

Data di bawah dari siaran pers dan situs resmi perusahaan, BP Batam, dan PLN Batam. Yang belum pernah diumumkan resmi ditulis “belum diumumkan”.

1. DayOne – kampus Nongsa Digital Park

PemilikDayOne Data Centers, berkantor pusat di Singapura, didirikan 2022 (dulu GDS International, mandiri dari GDS Holdings sejak 1 Januari 2025). CEO: Jamie Khoo. Indonesia Investment Authority (INA) mitra usaha patungan sejak Oktober 2023
Situs resmidayonedc.com/market/batam
LokasiKEK Nongsa Digital Park; lahan dibeli November 2021
Rencana awalSaat peletakan batu pertama Juli 2022: 28 MW dalam 2 gedung
Rencana sekarang72 MW beban IT dalam 3 gedung (NDP1–NDP3), luas lantai 68.812 m², sertifikasi LEED Gold
InvestasiPinjaman Rp. 6,7 triliun (±US$412 juta) dari DBS dan UOB untuk 72,4 MW, Juni 2025
Mulai dibangun14 Juli 2022
PeluncuranRegion cloud Oracle Indonesia North (Batam) aktif 15 Mei 2025; kampus ditargetkan rampung akhir 2025. BP Batam mencatatnya sebagai beroperasi
PenyewaOracle Cloud (menurut Bloomberg)
Pasar lain DayOneSingapura, Johor, Hong Kong, Tokyo, Bangkok, Finlandia

2. Golden Digital Gateway — Nongsa Digital Park

PemilikUsaha patungan Gaw Capital Partners (perusahaan investasi asal Hong Kong, berdiri 2005; investor utama) dan Sinar Primera Group (pengembang Indonesia; pemegang saham minoritas dan manajer pembangunan)
Situs resmigawcapital.com (belum ada situs khusus proyek)
LokasiKEK Nongsa Digital Park, lahan 13.000 m²
Rencana awalDua fase: 5,2 MW lalu tambahan 20 MW; carrier-neutral, latensi di bawah 2 ms ke Singapura; desain Tier III
InvestasiUS$50 juta (BP Batam)
PembangunanSekitar 9 bulan
PeluncuranFase 1 beroperasi Februari 2025 — data center pertama yang beroperasi di Nongsa Digital Park
Fase 220 MW, jadwal belum diumumkan
Pasar lain Gaw CapitalCyberjaya (Malaysia), Saigon Hi-Tech Park (Vietnam), Tiongkok, Jepang, Korea

3. NeutraDC Nxera Batam (Telkom) — Kabil

PemilikTelkom Indonesia 60%, Singtel lewat Nxera 35%, Medco Power 5% (pernyataan Wamen BUMN, Desember 2022); badan usaha PT Teknologi Data Infrastruktur
PengelolaNeutraDC (anak usaha Telkom) dan Nxera (Singtel). CEO NeutraDC Nxera Batam: Indrama YM Purba
Situs resmineutradc.com · nxera-dc.com/our-reach/indonesia
LokasiKawasan Industri Kabil, lahan ±8 hektare — bukan di Nongsa Digital Park seperti sering ditulis
Rencana awal2022: 51 MW, investasi tahap 1 US$198 juta. Kini gedung pertama BTM-1 18 MW, kampus hingga 100 MW
InvestasiRp. 1,4 triliun (2024–2025); US$400 juta menurut pipeline BP Batam
TonggakPeletakan batu pertama 21 Desember 2022 · pemancangan 13 Juni 2024 · topping off 30 Oktober 2025
Sertifikasi & teknisSertifikat desain Uptime Tier III (Oktober 2025); chiller berpendingin air sistem tertutup, siap liquid cooling
Listrik & energiPLN Batam hingga 90 MVA (2025–2028); nota kesepahaman tenaga surya dengan Medco Power (Juli 2025)
PeluncuranTarget 2026. Per Juni 2026 seluruh kapasitas BTM-1 sudah disewa; gedung kedua (BTM-2) disiapkan
PenyewaGorilla Technology, dan lainnya belum diumumkan

4. DayOne – Kabil Industrial Tech Park

PemilikDayOne Data Centers, lewat PT Digitalland Service One
Situs resmidayonedc.com/market/batam
LokasiKawasan Industri Terpadu Kabil, Nongsa
RencanaKampus hyperscale; kapasitas IT belum diumumkan
ListrikPerjanjian 511 MVA (sekitar 450 MW) dengan PLN Batam, 17 April 2026, pasokan bertahap 2026–2027 — disebut perjanjian listrik data center terbesar di Indonesia
AirDayOne menyanggupi instalasi desalinasi air laut (SWRO) senilai ±Rp. 180 miliar
InvestasiUS$12 miliar untuk seluruh proyek DayOne di Batam (BP Batam); DayOne sendiri belum mengumumkan
PeluncuranBP Batam menargetkan beroperasi 2026

5. Firmus + Nvidia AI Factory

PemilikFirmus Technologies, perusahaan infrastruktur AI berkantor pusat di Sydney, Australia (co-CEO Tim Rosenfield). Proyek pertama Firmus di Indonesia
Situs resmifirmus.co
MitraNvidia (AI Factory berbasis Nvidia DSX) dan DayOne sebagai pengembang fasilitas
LokasiBatam; beberapa laporan menyebut Kabil Tech Park, belum dikonfirmasi rilis resmi
Rencana360 MW, hingga 170.000 akselerator Nvidia dikirim 2027–2028; pendingin cair (Firmus HyperCube); multi-penyewa
Diumumkan29 Juni 2026
PeluncuranTarget operasi kuartal I 2027

6. BW Digital – NDP1 — Nongsa Digital Park

PemilikBW Digital, berkantor pusat di Singapura, bagian dari BW Group (energi dan maritim). CEO: Ludovic Hutier. Pemilik kabel laut Hawaiki
Situs resmibw-digital.com/projects
LokasiKEK Nongsa Digital Park, lahan lebih dari 55.000 m² (dibeli 2024)
Rencana awalMaret 2024: 80 MW; kini 144 MW beban IT dalam 2 gedung
TeknisTahap 1 24 MW; pendingin cair hingga 140 kW per rak; bermitra dengan Schneider Electric
InvestasiUS$1,5 miliar (BP Batam)
TonggakTopping off Oktober 2025; modul pertama 67% selesai Desember 2025
KonektivitasKabel laut Nongsa–Changi (NCC) bersama Telin, mendarat di NDP 20 Juli 2026
PeluncuranBelum ada pengumuman operasi per Oktober 2026

7. Princeton Digital Group (PDG) – BT1 — Nongsa Digital Park

PemilikPrinceton Digital Group, berkantor pusat di Singapura; Chairman & CEO Rangu Salgame; investor antara lain Warburg Pincus dan Ontario Teachers'
Situs resmiprincetondg.com
LokasiKEK Nongsa Digital Park, lahan ±6 hektare (15 acre)
Rencana awal96 MW dalam 4 gedung masing-masing 24 MW; pasokan listrik disebut sudah aman
InvestasiBagian dari rencana awal US$1 miliar untuk Singapura, Batam, dan Johor
Diumumkan20 Februari 2023
PeluncuranBelum diumumkan; belum ada kabar peletakan batu pertama

8. PT Equator Gate System Batam (EGSB) — Teluk Mata Ikan

PemilikPT Equator Gate System Batam, didukung Range Intelligent Computing Technology Group (Range IDC), berkantor pusat di Langfang, Hebei, tercatat di bursa ChiNext Shenzhen (300442). Proyek pertama Range di luar Tiongkok
Situs resmirangeidc.com
LokasiTeluk Mata Ikan, Nongsa, lahan ±30 hektare
RencanaAI data center berkepadatan tinggi; ±140 MW tahap awal, hingga 580 MW bertahap 2027–2030 (Batam Pos, Juni 2026)
InvestasiUS$5 miliar (±Rp. 88 triliun)
TonggakPerjanjian jual-beli listrik dengan PLN Batam 25 Mei 2026, dikawal BP Batam
Tenaga kerjaDiperkirakan 700–800 orang
PeluncuranBelum diumumkan

9. Altiva DC — Nongsa

PemilikPT Altiva Identity Datacenter (direktur: Edi Haryanto); pemegang saham belum diumumkan
Situs resmiBelum ada
LokasiNongsa, lahan ±11 hektare, direncanakan lebih dari 30 hektare
ListrikPerjanjian dengan PLN Batam 28 Juli 2026: 2×345 MVA, pasokan mulai 2027
InvestasiUS$3 miliar (BP Batam)
PeluncuranBelum diumumkan

Data center kecil yang sudah lama beroperasi

Sebelum era hyperscale, Batam sudah punya data center dan titik kolokasi skala kecil untuk operator telekomunikasi dan perusahaan lokal:

  • Telkom neuCentrIX Batam — Jl. Laksamana Bintan, Baloi.
  • Moratelindo NDC Batam — Batam Techno Park; desain TIA-942 Rated III. Situs: moratelindo.co.id.
  • Matrix NAP (MDC BM1) — Tanjung Bemban, Nongsa.
  • IDC Indonesia Batam — Gedung Sumatera Cytech, Batam Centre.
  • OMNIDC Batam — Batam Centre.

Pengelola kawasan

  • KEK Nongsa Digital Park — usaha patungan 50:50 Citramas Group dan Sinar Mas Land (sejak Februari 2019). Badan usaha pengelola KEK: PT Taman Resor Internet (direktur Peters Vincen); CEO Citramas dan NDP: Mike Wiluan. Luas 166,45 hektare (PP 68/2021, 8 Juni 2021). Per Januari 2026 lebih dari 80% lahan terpakai, investasi Rp. 4,27 triliun, 1.807 pekerja; perluasan ±21,59 hektare sedang ditetapkan. Situs: nongsadigital.com.
  • Kawasan Industri Terpadu Kabil — milik Citramas Group (PT Citra Agramasinti Nusantara, berdiri 1979), ±540 hektare, berfokus pada industri minyak dan gas, berstatus Objek Vital Nasional. Punya waduk sendiri dan pelabuhan yang dikelola PT Sarana Citranusa Kabil.

Listrik, kabel laut, dan air

  • Listrik. PLN Batam sudah meneken perjanjian dengan DayOne (511 MVA), Altiva (2×345 MVA), NeutraDC (hingga 90 MVA), dan EGSB. Januari 2025, PLN Batam bersama Maxpower menambah pembangkit sewa dari 50 MW menjadi 150 MW. BP Batam dan PLN Batam juga menyepakati pembangkit surya lebih dari 200 MWp (April 2026).
  • Kabel laut. Kabel Nongsa–Changi (NCC) milik Telin dan BW Digital, ±50 km dengan 24 pasang serat, mendarat di NDP pada 20 Juli 2026. Telin dan Citra Connect membangun stasiun pendaratan kabel di NDP sejak Januari 2025.
  • Air. Pada 24 September 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyatakan setiap data center wajib membangun instalasi desalinasi air laut (SWRO) sendiri agar tidak mengambil air baku warga. Sebagian besar air Batam berasal dari Waduk Duriangkang, yang memasok sekitar 80% kebutuhan kota.

Yang tidak benar atau belum pasti

  • Pusat Data Nasional (PDN) Batam dihentikan. Februari 2025, Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan pendanaan kerja sama dengan Korea tidak berlanjut. Namanya masih tercantum di pipeline BP Batam.
  • Google, AWS, dan Microsoft belum mengumumkan data center sendiri di Batam. Nama Google dan AWS hanya muncul dalam pernyataan pemerintah Juli 2025, tanpa konfirmasi perusahaan.
  • Sembcorp di Batam baru tercatat lewat nota kesepahaman kawasan industri dengan Panbil (2024); proyek data centernya belum diumumkan.
  • Angka “16 data center berdiri di Batam” keliru: 16 adalah jumlah proyek dalam pipeline BP Batam, dan baru 2 yang beroperasi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jumlah data center di Batam? BP Batam mencatat 16 proyek per 29 September 2026: 2 beroperasi, 5 dibangun, 3 persiapan konstruksi, dan 6 negosiasi. Sepuluh di antaranya (beroperasi, dibangun, dan persiapan) sudah disetujui.

Data center apa yang sudah beroperasi di Batam? DayOne di Nongsa Digital Park (melayani region Oracle Cloud Batam sejak Mei 2025) dan Golden Digital Gateway (sejak Februari 2025). BP Batam menargetkan DayOne Kabil dan NeutraDC Nxera Batam menyusul pada 2026.

Di mana lokasi data center di Batam? Di Kecamatan Nongsa: KEK Nongsa Digital Park, Kawasan Industri Terpadu Kabil, dan Teluk Mata Ikan.

Siapa investor data center terbesar di Batam? Menurut BP Batam, DayOne dengan nilai US$12 miliar, disusul EGSB (US$5 miliar) dan Altiva DC (US$3 miliar).

Apakah data center di Batam membuka lowongan kerja? Ya. Pembangunan dan operasinya membutuhkan teknisi listrik, pendingin (HVAC), jaringan, dan keamanan. EGSB saja diperkirakan menyerap 700–800 tenaga kerja. Lowongan terbaru ada di Loker Batam.

Sumber: BP Batam (keterangan 29 September 2026, via RRI dan Batam Pos); siaran pers DayOne, Telkom/NeutraDC, Princeton Digital Group, BW Digital, Firmus, Oracle; PLN Batam; Sekretariat Kabinet (PP 68/2021); Antara, Bloomberg, CNBC Indonesia, Katadata, Kontan, dan detikFinance (2021–Oktober 2026).

Lihat juga: Kenapa Batam Dilirik untuk Startup Teknologi · Startup Teknologi di Batam · Kawasan Industri Batam · PLN Batam · Air Batam

Menu

Cari info Batam…
KontakTentang

Sering dicari