Kamus Batam: Teh Obeng, Kopi O & Bahasa Sehari-hari Batam
Kata-kata yang akan Anda dengar di kedai kopi, pasar, dan jalanan Batam — dan artinya.

Jawaban singkat: Teh obeng artinya es teh manis — minuman paling umum di kedai batam. Kopi O artinya kopi hitam manis panas (tanpa susu). Di Batam, “semalam” berarti kemarin dan “kami” sering dipakai untuk “aku”.
Batam adalah kota pendatang di tanah Melayu Kepri, dekat Singapura dan Malaysia. Hasilnya, bahasa sehari-hari di sini campuran Melayu, Indonesia, dan sedikit istilah Hokkien dari kedai kopi. Halaman ini mengumpulkan kata yang paling sering membuat pendatang bingung — mulai dari cara memesan teh obeng dan kopi O, sapaan Kak dan Bang, sampai kata yang artinya berbeda dengan bahasa Indonesia baku seperti “semalam” yang berarti kemarin. Beberapa istilah dikonfirmasi langsung oleh redaksi yang tinggal di Batam. Tekan tombol 🔊 untuk mendengar pengucapannya dari suara bawaan HP Anda.
Pesan minum di kedai kopi
Di kedai kopi (kopitiam) Batam, “O” berarti tanpa susu dan “beng” berarti pakai es — jadi teh obeng = teh O pakai es. Salah sebut bisa dapat kopi susu; kalau ragu, tanyakan ke penjual.
- Teh obeng
Es teh manis — minuman paling umum di kedai Batam.
Di Batam disebut “obeng”, bukan “o peng”. Asal katanya dari Hokkien “o peng” (O = hitam/pekat, peng = es batu) yang lama-lama diucapkan obeng.
“Kalau mau pesan teh es di sini, bilang teh obeng.”
- Teh O
Teh manis panas, tanpa susu dan tanpa es.
“Teh obeng pakai es, kalau teh O tak ada es.”
- Kopi O
Kopi hitam manis panas (tanpa susu). Pesan tanpa “O” kadang malah disajikan kopi susu.
- Kopi obeng
Es kopi.
- Teh tarik
Teh susu manis yang dituang bolak-balik antargelas sampai berbuih.
- Kopitiam
Kedai kopi (tiam = toko dalam Hokkien); biasanya juga jual teh, milo, dan makanan.
- Air kosong
Air putih.
- Es kosong
Air es (air putih dingin).
- Nasi lemak
Nasi uduk (nasi santan dengan lauk).
- Pipet
Sedotan.
- Mancis
Korek api.
Kata sehari-hari
Batam berbahasa Melayu Kepri yang bercampur bahasa pendatang. Beberapa kata artinya beda dengan bahasa Indonesia baku.
- Semalam
Kemarin (sehari yang lalu) — bukan “tadi malam”.
“Semalam aku ke Nagoya.” = Kemarin aku ke Nagoya.
- Kemarin
Beberapa hari yang lalu (karena “semalam” sudah berarti kemarin).
- Kami
Sering dipakai untuk “aku/saya”, bukan hanya “kami” jamak.
- Awak
Saya.
“Awak ni apalah ya kan…” = siapalah aku ini.
- Ko
Kau, kamu.
“Ish, ko ni menyemak aja lah.”
- Kak
Sapaan untuk perempuan muda sampai paruh baya (lebih umum daripada “Mbak”).
- Bang
Sapaan untuk laki-laki. “Pak/Bu” untuk yang jauh lebih tua.
- Wak
Penutup kalimat yang akrab, mirip “bro” atau “coy”.
“Jangan lah wak, tega kali ko.”
- Aok
Ya, betul.
- Nak / tak nak
Mau / tidak mau.
“Aku nak pegi BCS dulu.”
- Tak
Tidak.
- Tak payah
Tidak usah.
- Tak aci
Tidak adil.
- Payah
Susah.
- Bila
Kapan.
- Sekejap
Sebentar.
- Siap
Selesai.
“Udah siap laporannya?”
- Kali / … kali pun
Sangat, sekali (ungkapan kagum).
“Mahal kali!” · “Bagus kali pun permainannya.”
- Macam / kek
Seperti.
- Kat / dekat
Di (tempat).
“Beli kat mana?” — “Beli dekat Nagoya Hill.”
- Tengok
Lihat.
“Coba kau tengok hasilnya.”
- Ambik
Ambil.
- Sikit
Sedikit.
- Penat
Capek.
- Orang rumah
Istri (kadang istri dan anak).
- Seluar
Celana.
- Tilam
Kasur.
- Kocek
Saku.
- Tekak
Tenggorokan.
- Telekung
Mukena.
- Comel
Imut, lucu.
- Lasak
Aktif, tidak bisa diam (anak).
“Anakmu lasak ya.”
- Degil
Nakal, bandel.
- Kedekut
Pelit.
- Kongsi
Kerja sama, urunan.
- Teruk
Parah.
- Kempunan
Kepercayaan: makanan yang sangat diinginkan sebaiknya dicicipi, supaya tidak sial.
- Ecek-ecek
Pura-pura.
Tempat & transportasi
Kata yang sering muncul saat bertanya arah atau naik kendaraan.
- Simpang
Pertigaan atau perempatan — juga nama tempat: Simpang Jam, Simpang Kabil.
“Kuantar sampai Simpang Kabil.”
- Lori
Truk.
- Bas
Bus.
- Carry
Minibus/angkot (dari nama mobil Suzuki Carry).
- Pancung
Perahu kecil dengan mesin tempel di belakang — dipakai menyeberang ke pulau-pulau.
- Pompong
Perahu dengan mesin di tengah.
- Minyak / uang minyak
Bensin / uang transport.
- Ruli
Rumah liar (bangunan tanpa izin).
- Kelong
Bangunan penangkap ikan nelayan di laut, bertiang kayu; kini juga restoran seafood di atas laut. (Istilah umum di Kepri.)
Ungkapan
Ungkapan sehari-hari yang bikin pendatang menoleh dua kali.
- Boleh tahan
Lumayan (pujian).
“Boleh tahan lah motor baru engkau.”
- Mana ada!
Ungkapan untuk menyangkal.
- Menyemak
Mengganggu, merepotkan.
“Ish, ko ni menyemak aja lah. Pegi sana!”
- Pusing-pusing
Muter-muter, jalan-jalan keliling.
- Lantak
Nekat / terserah.
- Citen
Mantap.
- Celat
Curang.
- Gas kan
Lanjutkan.
- Kaleng-kaleng
Tidak penting, abal-abal.
“Awak ni apalah, cuma kaleng-kaleng.”
- Betekak
Adu mulut, berdebat.

