Galangan Kapal di Batam: Kawasan Tanjung Uncang, Sekupang, Batu Ampar & Kabil
Batam adalah pusat industri galangan kapal Indonesia. BP Batam mengelompokkan industri galangan dan maritim di empat area — Tanjung Uncang, Sekupang, Batu Ampar, dan Kabil — dengan Tanjung Uncang sebagai konsentrasi terbesar.
Data per 10 Oktober 2026. Daftar perusahaan dari direktori BP Batam Marine and Shipyard Industries (2018–2020). Sebagian galangan sudah berganti nama atau pemilik.
Info ini sudah berakhir. Jangan dipakai lagi sebagai acuan.Info ini mungkin sudah berubah (data per 10 Oktober 2026). Cek langsung di sumber resmi sebelum bertindak.
Sekilas info
- BP Batam mengelompokkan industri galangan dan maritim Batam di empat area: Tanjung Uncang (28 perusahaan), Kabil (11), Sekupang (12), dan Batu Ampar (7).
- Tanjung Uncang di barat Pulau Batam dialokasikan BP Batam untuk industri galangan dan perkapalan: luas 6.789 hektare, garis pantai 18.250 meter, kedalaman 6–18 meter, sekitar 20 km dari Singapura.
- Investor galangan di Batam berasal antara lain dari Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Inggris, dan Belanda (BP Batam).
- Permenakertrans PER.08/MEN/VII/2010 mewajibkan pengusaha menyediakan alat pelindung diri sesuai SNI secara cuma-cuma bagi pekerja.
Galangan kapal di Batam terkumpul di empat area: Tanjung Uncang, Sekupang, Batu Ampar, dan Kabil. Direktori BP Batam mencatat 58 perusahaan galangan dan industri maritim pendukung di keempat area itu, dengan Tanjung Uncang sebagai konsentrasi terbesar (28 perusahaan). Investor galangan Batam berasal antara lain dari Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Inggris, dan Belanda.
Empat area galangan kapal di Batam
| Area | Perusahaan* | Catatan |
|---|---|---|
| Tanjung Uncang | 28 | Barat Pulau Batam, sub-area pengembangan Sekupang yang dialokasikan untuk galangan dan perkapalan. Luas 6.789 ha, garis pantai 18.250 m, kedalaman 6–18 m. |
| Sekupang | 12 | Pesisir barat laut Pulau Batam. |
| Kabil | 11 | Timur Batam; termasuk yard fabrikasi lepas pantai (offshore). |
| Batu Ampar | 7 | Utara Pulau Batam. |
*Direktori BP Batam Marine and Shipyard Industries in Batam (2018–2020). Angka mencakup perusahaan pendukung seperti fabrikasi dan pelapisan pipa, bukan hanya galangan.
Jumlah total galangan di Batam yang beredar di pemberitaan berbeda-beda dari tahun ke tahun, dan belum ada angka resmi terbaru dari BP Batam atau BPS. Karena itu halaman ini memakai pengelompokan resmi BP Batam.
Daftar perusahaan galangan per area (BP Batam)
Tanjung Uncang: Bandar Abadi Batam · Batam Marina Shipyard · Batamec · Bok Seng Marine Base · Batam Expresindo · Citra Shipyard · Delta Shipyard · Galangan Putra Tanjungpura · Idros Service · Kumala Indonesia Shipyard · Karyasindo Samudera Biru Shipyard · Loh & Loh Construction Indonesia · Marcopolo Shipyard · Marinatama Gema Nusa · McConnell Dowell · Momentum Anugerah Indonesia · Palma Progress Shipyard · Patria Maritim Perkasa · Pioneer Offshore Indo Raya · Pertama Pasific Shipyard · Pandan Bahari Shipyard · Rotary Engineering · Sintai Industry Shipyard · SBF Shipbuilders · Sentek Indonesia · Sumber Marine Shipyard · Usda Seroja Jaya · Viking Engineering Batam.
Sekupang: Britoil Offshore Indonesia · Berger Batam · Bandar Victory Shipyard · Brilliant Lloyds · Buana Cipta Mandala · Cahaya Samudera Shipyard · Karya Teknik Utama · Kim Seah Shipyard Indonesia · Nongsa Jaya Buana · Seloko Batam Shipyard · Sekupang Makmur Abadi · Tiger Trans.
Kabil: Anggrek Hitam · Bredero Shaw Indonesia · Citra Tubindo · Citra Lautan Teduh · Dok & Perkapalan Kodja Indonesia · Labroy Shipbuilding Engineering · Nexus Engineering Indonesia · Ninda Pratama Vriesindo · SMOE Indonesia · Surya Prima Bahtera · United Sindo Perkasa.
Batu Ampar: Bintang Inti Persada Shipyard · Bangun Adyhabahan Perkasa · Cladtek Bi Metal Manufacturing · Cameron Systems · Pan Maritime Wira Pawitra · McDermott Indonesia · Transalindo.
Daftar ini sesuai direktori BP Batam 2018–2020; beberapa perusahaan sudah berganti pemilik. Contohnya, yard Loh & Loh di Tanjung Uncang dibeli grup ASL Marine pada 2014.
Galangan besar yang sering disebut
- Batamec (Tanjung Uncang) — galangan bangunan baru dan reparasi, berdiri 1986.
- ASL Shipyard Indonesia (Tanjung Uncang) — bagian dari grup ASL Marine Singapura. Pada 2014 grup ini membeli yard bekas Loh & Loh seluas 12,2 hektare di Jl. Brigjen Katamso yang bersebelahan dengan yard ASL.
- SMOE Indonesia (Kabil) — yard fabrikasi struktur lepas pantai, beroperasi sejak 2004; kini bagian dari grup Seatrium.
- McDermott Indonesia (Batu Ampar) — fabrikasi struktur lepas pantai.
- Palma Progress Shipyard (Tanjung Uncang) dan Dok & Perkapalan Kodja Indonesia (Kabil).
K3 dan APD di galangan kapal
Pekerjaan galangan — pengelasan, pekerjaan di ketinggian, ruang terbatas di lambung kapal, pengecatan — termasuk pekerjaan berisiko tinggi. Dasar hukumnya:
- UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
- PP No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3 (SMK3).
- Permenakertrans No. PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.
Menurut Permenakertrans PER.08/MEN/VII/2010:
- Pengusaha wajib menyediakan APD sesuai SNI atau standar yang berlaku, secara cuma-cuma (Pasal 2).
- Jenis APD meliputi pelindung kepala, mata dan muka, telinga, pernapasan, tangan, dan kaki; serta pakaian pelindung, alat pelindung jatuh perorangan, dan pelampung (Pasal 3).
- Pengusaha wajib mengumumkan secara tertulis dan memasang rambu kewajiban APD (Pasal 5).
- Pekerja dan setiap orang yang memasuki tempat kerja wajib memakai APD, dan pekerja boleh menyatakan keberatan bekerja bila APD tidak memenuhi syarat (Pasal 6).
| Pekerjaan di galangan | APD yang umum dipakai |
|---|---|
| Pengelasan dan pemotongan | Topeng las, kacamata pelindung, sarung tangan kulit, apron, sepatu safety |
| Bekerja di ketinggian / perancah | Helm dengan tali dagu, full body harness dengan lanyard |
| Gerinda dan blasting | Pelindung muka, pelindung telinga, masker/respirator |
| Pengecatan di ruang tertutup | Respirator dengan filter yang sesuai, coverall |
| Bekerja di atas air / dermaga | Pelampung (life jacket) |
Pertanyaan yang sering diajukan
Di mana pusat galangan kapal di Batam? Tanjung Uncang di barat Pulau Batam. BP Batam mengalokasikan area ini untuk industri galangan dan perkapalan, dengan garis pantai 18.250 meter dan kedalaman 6–18 meter.
Apakah pekerja galangan harus membeli APD sendiri? Tidak. Permenakertrans PER.08/MEN/VII/2010 mewajibkan pengusaha menyediakan APD secara cuma-cuma.
Bagaimana mencari lowongan di galangan kapal Batam? Lowongan yang masih berlaku dari berbagai sumber dikumpulkan di Loker Batam. Upah minimum untuk masa kerja di bawah satu tahun mengikuti UMK Batam.
Lihat juga: Kawasan Industri di Batam · Peta Kota Batam
